Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 31/03/2024, 13:00 WIB
Danur Lambang Pristiandaru

Penulis

Jika upaya tersebut dilakukan dari hulu hingga hilir, maka pemerintah Australia bisa memutus lingkaran setan penyebab limbah PLTS.

"Dan akan mendukung cara hidup Australia selama beberapa generasi dengan pemulihan dan daur ulang logam mulia dan tanah jarang di dalam panel-panel yang sudah habis masa pakainya," ujar Kirkman.

Baca juga: Aturan Baru Disahkan, Daftar PLTS Atap On-grid Cuma Januari dan Juli

Impor dari China

Pada Jumat, Pemerintah Federal Australia mengumumkan peningkatan pendanaan sebesar 1 miliar dollar Australia yang bertujuan untuk meningkatkan jumlah panel surya buatan "Negeri Kanguru".

Pendanaan tersebut bertujuan dapat meningkatkan jumlah panel surya yang dirancang sedemikian rupa sehingga memudahkan daur ulang.

Pasalnya, sampai saat ini, 90 persen panel surya yang digunakan di Australia diimpor dari China.

Direktur Eksekutif Australian Centre for Advanced Photovoltaics Renate Egan menyampaikan, satu dari tiga rumah di Australia menghasilkan energi surya.

Tingginya pemasangan PLTS di Australia tersebut merupakan penghasil energi PLTS per kapita tertinggi dibandingkan negara lainnya.

Baca juga: Ada Aturan Baru, Begini Alur Pendaftaran PLTS Atap di PLN

Dia mengatakan beberapa warga Australia mengganti panel surya mereka sebelum waktunya karena perubahan standar keselamatan listrik, yang berarti panel surya yang lebih tua mungkin tidak dianggap aman.

Direktur Eksekutif Total Environment Centre Jeff Angel menyalahkan peraturan daur ulang yang longgar karena lambannya birokrasi pemerintah dan usulan skema sukarela dari industri energi terbarukan.

Angel menyerukan agar skema penatagunaan produk diatur lebih cepat dan tegas dibandingkan skema sebelumnya.

Dia mengatakan, penting untuk mengumpulkan semua panel surya yang sudah tidak lagi digunakan.

"Sangat tidak bertanggung jawab jika terus mengirimkan panel surya ke tempat pembuangan sampah," tutur Angel.

Baca juga: Kementerian ESDM Sebut Revisi Aturan PLTS Atap Pertimbangkan Masukan Masyarakat

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya

Mantan Wapres AS Latih 1.050 Orang di Indonesia Tanggap Perubahan Iklim

Mantan Wapres AS Latih 1.050 Orang di Indonesia Tanggap Perubahan Iklim

Pemerintah
Dekarbonisasi Industri, Pemerintah Minta Perusahaan Laporkan Data Emisi ke SIINas

Dekarbonisasi Industri, Pemerintah Minta Perusahaan Laporkan Data Emisi ke SIINas

Pemerintah
8.126 Ton Sampah Pasca-Lebaran Diangkut dari Kepulauan Seribu

8.126 Ton Sampah Pasca-Lebaran Diangkut dari Kepulauan Seribu

Pemerintah
Produsen Elektronik Ini Targetkan Pakai 35 Persen Bahan Daur Ulang pada 2030

Produsen Elektronik Ini Targetkan Pakai 35 Persen Bahan Daur Ulang pada 2030

Swasta
Proyek Energi Hijau Milik AS Terancam, Pendanaan Miliaran Dollar Bakal Dipangkas

Proyek Energi Hijau Milik AS Terancam, Pendanaan Miliaran Dollar Bakal Dipangkas

Pemerintah
BRIN Gandeng Korsel untuk Bangun Rumah Kaca Pintar di Indonesia

BRIN Gandeng Korsel untuk Bangun Rumah Kaca Pintar di Indonesia

Pemerintah
Startup Bikin Mentega Ramah Lingkungan dari Karbon, Seperti Apa?

Startup Bikin Mentega Ramah Lingkungan dari Karbon, Seperti Apa?

Swasta
RI Buka Peluang Lanjutkan Kerja Sama Bangun Fasilitas CCS dengan AS

RI Buka Peluang Lanjutkan Kerja Sama Bangun Fasilitas CCS dengan AS

Pemerintah
Lembaga Keuangan AS Prediksi Kenaikan Suhu Global Capai 3 Derajat Tahun Ini

Lembaga Keuangan AS Prediksi Kenaikan Suhu Global Capai 3 Derajat Tahun Ini

Swasta
Startup Filipina Bikin AGRICONNECT PH, App Berbasis AI untuk Cegah Gagal Panel

Startup Filipina Bikin AGRICONNECT PH, App Berbasis AI untuk Cegah Gagal Panel

Swasta
Sektor Perikanan RI Bakal Kena Imbas Kenaikan Tarif Impor AS

Sektor Perikanan RI Bakal Kena Imbas Kenaikan Tarif Impor AS

Pemerintah
2030, Perusahaan Global Targetkan Elektrifikasi 100 Persen Armada Operasional

2030, Perusahaan Global Targetkan Elektrifikasi 100 Persen Armada Operasional

Pemerintah
Asosiasi Mantan Pemimpin Dunia Desak Kepemimpinan Eropa dalam Aksi Iklim

Asosiasi Mantan Pemimpin Dunia Desak Kepemimpinan Eropa dalam Aksi Iklim

Pemerintah
IATA Bentuk Organisasi Pengawas Avtur Berkelanjutan

IATA Bentuk Organisasi Pengawas Avtur Berkelanjutan

Swasta
AS Naikkan Tarif Impor, Bagaimana Dampaknya ke Industri Hijau?

AS Naikkan Tarif Impor, Bagaimana Dampaknya ke Industri Hijau?

Pemerintah
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau