Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Zimbabwe dan Namibia Buru Ratusan Gajah untuk Warganya yang Kelaparan

Kompas.com - 19/09/2024, 12:00 WIB
Danur Lambang Pristiandaru

Penulis

"Ini perlu dan sejalan dengan amanat konstitusional kami, yaitu sumber daya alam kami digunakan untuk kepentingan warga Namibia," kata juru bicara Departemen Lingkungan Namibia Romeo Muyunda.

"Ini juga contoh utama bahwa konservasi hewan buruan benar-benar bermanfaat," sambungnya.

Baca juga: Anak Gajah Sumatera yang Lahir di TN Way Kambas Belum Diberi Nama

Kontroversi

Di antara Zimbabwe dan Namibia, ada Botswana yang memiliki populasi gajah terbesar di dunia yakni 130.000 ekor.

Tidak seperti kedua negara tetangganya, Botswana belum membicarakan tentang perburuan gajah untuk memberi makan rakyatnya.

Pakar keamanan pangan dan pertanian Guyo Roba dari lembaga think tank lingkungan Jameel Observatory mengatakan, tindakan pemerintah di Zimbabwe dan Namibia dapat dipahami mengingat tingkat kekeringan dan kondisi populasi hewan di sana.

"Mereka bekerja melawan populasi satwa liar yang jumlahnya melebihi daya dukung mereka," kata Roba.

"Jadi, ini mungkin tampak kontroversial pada awalnya, tetapi pemerintah terpecah antara tetap setia pada beberapa kewajiban mereka di tingkat internasional dalam hal konservasi atau demi warga," kata Roba.

Baca juga: Setop Pembunuhan Gajah, Tindak Kejahatan Terhadap Satwa

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau