Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 23 Januari 2025, 15:51 WIB
Aningtias Jatmika,
Agung Dwi E

Tim Redaksi

Ada pula pelatihan pembuatan ecoenzyme dan ecoprint yang menyasar ratusan peserta yang sebagian besar merupakan kelompok tani dan perempuan. Hasil pelatihan ini menghasilkan produk bernilai ekonomi tinggi, seperti kain ecoprint yang dijual dengan harga Rp 250.000 hingga Rp 750.000 per lembar.

Melalui program CSR, IMIP juga membentuk kelompok tani, seperti “Berkah Mombula”, yang membudidayakan sejumlah komoditas, seperti sawi hijau, kangkung, cabai, bawang merah, dan kol.

“Program ini meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani lokal,” ujar Yulius.

Di sektor pendidikan, IMIP juga mendirikan Rumah Literasi Sidaya di Desa Labota. Fasilitas ini menyediakan kursus bahasa Mandarin dan Inggris secara gratis untuk masyarakat lokal.

Program tersebut bertujuan meningkatkan keterampilan bahasa warga sehingga mereka dapat berinteraksi lebih baik dengan pekerja asing dan meningkatkan peluang kerja di kawasan industri.

Melalui berbagai program tersebut, PT IMIP berkomitmen untuk menciptakan keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan di sekitar kawasan industri.

IMIP juga berperan dalam peningkatan infrastruktur lokal. Pada 2023, sebanyak 25 proyek infrastruktur dilaksanakan. Proyek ini meliputi pembangunan jalan, jembatan, fasilitas listrik, dan pasokan air bersih.

Berkat kerja sama dengan PT PLN (Persero), jalur transmisi tegangan menengah sepanjang 42 km berhasil dibangun untuk menyediakan pasokan listrik yang stabil bagi 12 desa di sekitar Bahodopi.

PT IMIP juga membangun terminal air bersih di Desa Bahomakmur serta terminal air baku di Desa Fatufia dan Labota. Ketiga daerah ini menjadi langkah awal PT IMIP dalam berkontribusi menyediakan air baku yang layak pakai di sekitar kawasan industri.

Serah terima Terminal Air Desa Bahomakmur. PT IMIP Serah terima Terminal Air Desa Bahomakmur.

“Kualitas air yang diproses melalui water treatment plant (WTP) sangat terjamin dan layak dipakai karena telah melalui uji kesehatan,” terang Yulius.

Berbagai program tersebut membuktikan bahwa industrialisasi dapat berjalan seiring dengan pemberdayaan masyarakat setempat. Kawasan industri dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi yang tidak hanya menghasilkan keuntungan, tetapi juga menciptakan dampak sosial berkelanjutan.

“Upaya-upaya itu sejalan dengan visi kami untuk berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan di Sulawesi Tengah, khususnya Morowali melalui penerapan komitmen Environmental, Social and Governance (ESG) secara konsisten,” imbuh Yulius.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Kemenhut Usul Kelompok Usaha Perhutanan Sosial Dukung Program MBG
Kemenhut Usul Kelompok Usaha Perhutanan Sosial Dukung Program MBG
Pemerintah
Perkuat Komitmen ESG, Viva Apotek Tanam Mangrove di Angke
Perkuat Komitmen ESG, Viva Apotek Tanam Mangrove di Angke
Swasta
Menhut Dorong Hutan Berkelanjutan melalui Perhutanan Sosial
Menhut Dorong Hutan Berkelanjutan melalui Perhutanan Sosial
Pemerintah
DPR Soroti Penertiban 4,09 Juta Hektar Sawit oleh Satgas PKH, Minta Kepastian Hukum
DPR Soroti Penertiban 4,09 Juta Hektar Sawit oleh Satgas PKH, Minta Kepastian Hukum
Pemerintah
8 Kuskus Tembung Dilindungi Ditemukan Mati, Penjual di Sulawesi Utara Ditangkap
8 Kuskus Tembung Dilindungi Ditemukan Mati, Penjual di Sulawesi Utara Ditangkap
Pemerintah
RI Luncurkan Rencana Aksi 2025-2030 untuk Amankan 17 Persen Karbon Biru Dunia
RI Luncurkan Rencana Aksi 2025-2030 untuk Amankan 17 Persen Karbon Biru Dunia
Pemerintah
Kadar Garam di Samudra Hindia Menurun Drastis, Apa Dampaknya?
Kadar Garam di Samudra Hindia Menurun Drastis, Apa Dampaknya?
LSM/Figur
Dorong Investasi Berkelanjutan di Pasar Modal, KEHATI Kembali Gelar ESG Award 2026
Dorong Investasi Berkelanjutan di Pasar Modal, KEHATI Kembali Gelar ESG Award 2026
LSM/Figur
Asia-Pasifik Terancam Gagal Capai Target SDG PBB
Asia-Pasifik Terancam Gagal Capai Target SDG PBB
Pemerintah
Polusi Roket Masuk Atmosfer Diukur Pertama Kali, Ada Lonjakan Lithium
Polusi Roket Masuk Atmosfer Diukur Pertama Kali, Ada Lonjakan Lithium
LSM/Figur
Dari Bekas Tambang Jadi Hutan, Jejak Keberlanjutan PT Vale di Sorowako
Dari Bekas Tambang Jadi Hutan, Jejak Keberlanjutan PT Vale di Sorowako
Swasta
EY Luncurkan Kerangka Kerja untuk Integrasi Keberlanjutan Bisnis
EY Luncurkan Kerangka Kerja untuk Integrasi Keberlanjutan Bisnis
Swasta
Ratusan Ikan Salmon Mati akibat Pipa PLTA Pecah di Amerika Serikat
Ratusan Ikan Salmon Mati akibat Pipa PLTA Pecah di Amerika Serikat
LSM/Figur
Trump Mundur dari Komitmen Iklim, Indonesia Harus Berani Mandiri
Trump Mundur dari Komitmen Iklim, Indonesia Harus Berani Mandiri
Pemerintah
Hadapi Banjir Rob dan Abrasi, BRIN Rancang Tanggul Tegak Multifungsi
Hadapi Banjir Rob dan Abrasi, BRIN Rancang Tanggul Tegak Multifungsi
Pemerintah
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau