Fasilitas tersebut memiliki kapasitas produksi awal untuk menghasilkan "ton metrik lemak" mulai tahun ini sehingga mereka siap untuk memproduksi dalam skala yang signifikan.
Baca juga: BRIN Kembangkan Sel Surya Mikroalga, Disebut Lebih Ramah Lingkungan
Selain fasilitas produksi, Savor juga telah memperluas kemampuan penelitian dan pengembangan (R&D) di kantor pusat mereka di San Jose, California. Ini menunjukkan komitmen mereka terhadap inovasi dan peningkatan teknologi.
Bill Gates yang merupakan investor Savor menyampaikan tantangan utama bagi bahan-bahan alternatif dan berkelanjutan.
Dalam blognya ia menulis tantangan itu adalah memastikan supaya harganya mencapai harga yang sama atau lebih murah daripada lemak hewani. Itu adalah faktor penting untuk adopsi pasar yang luas.
Kendati demikian Gates percaya bahwa Savor memiliki peluang sukses yang baik karena langkah-langkah dalam proses produksinya telah terbukti berhasil di industri lain. Ini menunjukkan bahwa teknologi yang digunakan Savor didasarkan pada prinsip-prinsip yang mapan dan teruji.
"Proses produksi Savor sangat ramah lingkungan dan menghasilkan produk yang rasanya identik dengan lemak alami karena komposisi kimianya yang sama," tulis Gates.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya