Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 29/08/2023, 13:00 WIB
Danur Lambang Pristiandaru,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

Harris mengatakan, sumur produksi tersebut dibor dengan kedalaman antara 1.000 meter hingga 1.500 meter di bawah tanah.

Dengan kedalaman itu, sumur produksi tersebut tidak menganggu sumber air untuk masyarakat yang biasanya ada pada kedalaman tak sampai 100 meter.

Setelah digunakan untuk memutar turbin, uap air ini tidak langsung dibuang begitu saja, tapi dimasukkan lagi ke dalam bumi melalui sumur reinjeksi.

Fungsi dialirkannya kembali ke dalam bumi setelah digunakan adalah untuk menjaga keseimbangan uap air sehingga sistem panas bumi terus berkelanjutan.

“Uap air juga disirkulasikan. Kalau tidak disirkualiskan, dia akan mati dan kehilangan uap sehingga itu akan dijaga, dan air permukaan tidak terganggu,” ucap Harris.

Baca juga: Potensi Panas Bumi di Jawa Barat, Terbesar se-Indonesia

Potensi panas bumi di Indonesia

Sampai saat ini, potensi panas bumi yang bisa diubah menjadi energi listrik di seluruh Indonesia mencapai 23.060 megawatt (MW). Potensi tersebut mencakup berbagai jenis mulai dari cadangan, spekulatif, hingga hipotetik.

Dari total tersebut, potensi panas bumi yang secara keekonomian bisa dibangkitkan menjadi energi listrik sekitar 18.000 MW hingga 20.000 MW.

Harris menyampaikan, besaran tersebut membuat Indonesia menjadi negara kedua di dunia yang memiliki potensi panas bumi terbesar, tepat di bawah Amerika Serikat (AS).

Akan tetapi, sejauh ini kapasitas terpasang PLTP di Indonesia baru mencapai 2.378 MW atau sekitar 10 persen dari total potensinya.

Harris mengungkapkan, hingga saat ini terdapat 361 titik potensi panas bumi yang terbagi ke dalam 63 Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP).

Dari ke-63 WKP tersebut, 16 WKP sudah berproduksi, lima WKP masuk tahap eksploitasi, 19 WKP tahap eksplorasi, dan 23 WKP masih dilelangkan.

Pemerintah menargetkan penambahan kapasitas terpasang PLTP sebesar 3.000 MW hingga tahun 2030. Diharapkan, pada akhir 2030 sudah ada sekitar 5.000 MW kapasitas terpasang PLTP di Indonesia.

Dengan demikian, Indonesia bisa menyalip AS sebagai negara dengan kapasitas terpasang PLTP terbanyak di dunia.

“Mudah-mudahan kapasitasnya sudah 5.000-an MW. Ini tentu bisa mengalahkan AS. Kami harapkan seperti itu agar emisi dari pembangkit bisa berkurang,” cetus Harris.

Baca juga: PLTP Kamojang, Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Tertua di Indonesia, Bekas Jejak Penjajah

PLTP di Indonesia

Hingga 2021, ada 17 PLTP yang tersebar dan beroperasi aktif di Indonesia menurut Handbook of Energy & Economic Statistics of Indonesia 2022. Berikut daftarnya:

  1. PLTP Kamojang
  2. PLTP Lahendong
  3. PLTP Sibayak
  4. PLTP Salak
  5. PLTP Darajat
  6. PLTP Wayang Windu
  7. PLTP Dieng
  8. PLTP Ulubelu
  9. PLTP Ulumbu
  10. PLTP Mataloko
  11. PLTP Patuha
  12. PLTP Sarulla
  13. PLTP Karaha
  14. PLTP Lumut Balai
  15. PLTP Sorik Marapi
  16. PLTP Muara Laboh
  17. PLTP Rantau Dedap

Meski baru dimanfaatkan 10 persen dari total potensinya, kapasitas terpasang PLTP di Indonesia adalah yang terbanyak nomor dua di dunia, di belakang AS.

Besarnya potensi PLTP di Indonesia tersebut tak lepas dari letak geografis Indonesia yang memiliki gugusan gunung berapi bagian dari Cincin Api Pasifik alias Ring Of Fire.

Cincin Api Pasifik membentang sejauh 40.000 kilometer dengan jalur menyerupai tapal kuda dari Pesisir Pasifik Amerika Selatan, Pesisir Pasifik Amerika Utara, Semenanjung Kamchatka Rusia, Jepang, Filipina, Indonesia, beberapa kepulauan di Samudra Pasifik bagian barat, dan Selandia Baru.

Harris menyampaikan, memang tidak semua negara memiliki potensi panas bumi. Sehingga, potensi panas bumi yang besar di Indonesia perlu dimanfaatkan secara maksimal.

Baca juga: Kelebihan dan Kekurangan Energi Panas Bumi

Perlu dukungan

Sementara itu, Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa mengatakan, pengembangan panas bumi membutuhkan regulasi dan dukungan yang kuat dari pemangku kebijakan.

Hal tersebut tak terlepas dari tingginya nilai investasi PLTP, termasuk pada tahap ekslporasi dan eksploitasi.

Pada tahap eksplorasi saja, biaya yang dibutuhkan untuk mengebor satu sumur berkisar antara 3 juta dollar AS sampai 5 juta dollar AS atau ekuivalen Rp 45,7 miliar-Rp 76,3 miliar.

Akan tetapi, Fabby menyampaikan, rata-rata kesuksesan atau success rate pengeboran sumur panas bumi di Indonesia cukup tinggi yaitu 30 persen sampai 40 persen.

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Aliansi Perbankan Net Zero Hentikan Kegiatan Sementara
Aliansi Perbankan Net Zero Hentikan Kegiatan Sementara
Swasta
Paparan Logam dan Sulfat dalam Polusi Udara Berpotensi Tingkatkan Risiko Asma
Paparan Logam dan Sulfat dalam Polusi Udara Berpotensi Tingkatkan Risiko Asma
LSM/Figur
Tata Kelola Mangrove Perlu Terintegrasi dengan Tambak
Tata Kelola Mangrove Perlu Terintegrasi dengan Tambak
LSM/Figur
Krisis Iklim Makin Parah,  WALHI Desak Revisi UU Kehutanan Berparadigma Keadilan Ekologis
Krisis Iklim Makin Parah, WALHI Desak Revisi UU Kehutanan Berparadigma Keadilan Ekologis
LSM/Figur
Pesimis Kualitas Udara Jakarta Membaik, Menteri LH Ungkap Sumber Masalahnya
Pesimis Kualitas Udara Jakarta Membaik, Menteri LH Ungkap Sumber Masalahnya
Pemerintah
Badak di Kalimantan Timur Sisa Dua, Kemenhut Siapkan Induk Pengganti
Badak di Kalimantan Timur Sisa Dua, Kemenhut Siapkan Induk Pengganti
Pemerintah
Sudah Saatnya Penyelenggara Event Lebih Sustainable
Sudah Saatnya Penyelenggara Event Lebih Sustainable
Swasta
Studi Jawab Polemik Dampak Kebisingan Turbin Angin pada Manusia
Studi Jawab Polemik Dampak Kebisingan Turbin Angin pada Manusia
LSM/Figur
Produksi Daging Sapi di Brasil Picu Kenaikan Emisi Metana
Produksi Daging Sapi di Brasil Picu Kenaikan Emisi Metana
Pemerintah
Menteri LH: Banyak Produsen AMDK Pakai Air Tanah, Konservasi Cuma Mantra
Menteri LH: Banyak Produsen AMDK Pakai Air Tanah, Konservasi Cuma Mantra
Pemerintah
Laut Asam Melemahkan Gigi Hiu, Ancaman Baru bagi Predator Puncak
Laut Asam Melemahkan Gigi Hiu, Ancaman Baru bagi Predator Puncak
Pemerintah
'Circularity Tour', Aqua Libatkan Pelari Maybank Marathon dalam Aksi Lingkungan dan Ekonomi Sirkular
"Circularity Tour", Aqua Libatkan Pelari Maybank Marathon dalam Aksi Lingkungan dan Ekonomi Sirkular
Swasta
Alarm Punah! Badak Jawa Diprediksi Hilang 50 Tahun Lagi, Translokasi Jadi Jalan
Alarm Punah! Badak Jawa Diprediksi Hilang 50 Tahun Lagi, Translokasi Jadi Jalan
Pemerintah
Hampir 80 Persen Hiu Paus di Lokasi Wisata Luka Akibat Ulah Manusia
Hampir 80 Persen Hiu Paus di Lokasi Wisata Luka Akibat Ulah Manusia
Pemerintah
Penelitian Lebih dari Satu Dekade Ungkap Populasi Hiu Paus di Papua
Penelitian Lebih dari Satu Dekade Ungkap Populasi Hiu Paus di Papua
LSM/Figur
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau