Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Andrean Rifaldo
Praktisi Perpajakan

Praktisi perpajakan. Tulisan yang disampaikan merupakan pendapat pribadi dan bukan merupakan cerminan instansi.

Memenuhi Hak 88 Juta Anak Indonesia

Kompas.com - 14/11/2023, 15:24 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

Selain itu, pengentasan stunting juga menjadi salah satu sasaran RPJMN yang terus dikejar. Selama 4 tahun terakhir, angka stunting telah berhasil turun dari 31,4 persen menjadi 21,6 persen. Namun, upaya serius masih diperlukan untuk mencapai target 14 persen pada 2024.

Anak-anak bukan hanya pilar keberlanjutan keluarga, tapi juga fondasi masyarakat dan ekonomi nasional pada masa depan.

Oleh karena itu, mencapai kesejahteraannya membutuhkan kolaborasi dan tanggung jawab bersama dari berbagai pihak.

Pasal 34 UUD 1945 memandatkan kewajiban konstitusional negara untuk menjaga anak-anak terlantar. Salah satu langkah nyatanya adalah dengan mendukung LKSA, yang menjadi garda terdepan dalam merawat anak-anak terlantar.

Pandemi tiga tahun lalu telah membawa dampak signifikan bagi banyak panti asuhan, terutama akibat menurunnya jumlah bantuan dari masyarakat (Harian Kompas, 1/11/2022).

Di sinilah peran pemerintah menjadi krusial untuk memberikan bantuan sosial guna menjaga kelangsungan panti asuhan.

Program Keluarga Harapan menjadi langkah positif lainnya dalam meningkatkan kesejahteraan bagi anak-anak dan ibu hamil dalam 10 juta keluarga miskin.

Bersama program bantuan pangan, diharapkan dapat mengatasi masalah stunting pada lebih dari 1,4 juta Keluarga Risiko Stunting (KRS).

Program Indonesia Pintar (PIP) yang dianggarkan sebesar Rp 9,6 triliun juga telah disalurkan pada 5,3 juta siswa yang membutuhkan.

Langkah ini menjadi komitmen mewujudkan pendidikan sebagai hak universal bagi anak. Hasilnya, tingkat penyelesaian wajib belajar 12 tahun telah meningkat 14,09 persen sejak PIP diluncurkan.

Kita telah meraih banyak perbaikan signifikan atas kesejahteraan anak dalam beberapa tahun terakhir. Namun, upaya serius masih harus terus berlanjut.

Melalui peran bersama pemerintah dan kesadaran masyarakat akan pentingnya hak anak, kita dapat membawa kesejahteraan bagi 10,42 juta anak yang masih hidup dalam kemiskinan.

Dengan demikian, seluruh anak memiliki kesempatan untuk hidup sejahtera, mencapai potensi penuhnya sebagai aset bonus demografi menuju Visi Indonesia Emas 2045.

Selamat hari anak sedunia. Mari bersama-sama berkomitmen untuk melindungi dan meningkatkan kesejahteraan anak-anak, membangun masa depan yang lebih cerah bagi generasi mendatang.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Aliansi Perbankan Net Zero Hentikan Kegiatan Sementara
Aliansi Perbankan Net Zero Hentikan Kegiatan Sementara
Swasta
Paparan Logam dan Sulfat dalam Polusi Udara Berpotensi Tingkatkan Risiko Asma
Paparan Logam dan Sulfat dalam Polusi Udara Berpotensi Tingkatkan Risiko Asma
LSM/Figur
Tata Kelola Mangrove Perlu Terintegrasi dengan Tambak
Tata Kelola Mangrove Perlu Terintegrasi dengan Tambak
LSM/Figur
Krisis Iklim Makin Parah,  WALHI Desak Revisi UU Kehutanan Berparadigma Keadilan Ekologis
Krisis Iklim Makin Parah, WALHI Desak Revisi UU Kehutanan Berparadigma Keadilan Ekologis
LSM/Figur
Pesimis Kualitas Udara Jakarta Membaik, Menteri LH Ungkap Sumber Masalahnya
Pesimis Kualitas Udara Jakarta Membaik, Menteri LH Ungkap Sumber Masalahnya
Pemerintah
Badak di Kalimantan Timur Sisa Dua, Kemenhut Siapkan Induk Pengganti
Badak di Kalimantan Timur Sisa Dua, Kemenhut Siapkan Induk Pengganti
Pemerintah
Sudah Saatnya Penyelenggara Event Lebih Sustainable
Sudah Saatnya Penyelenggara Event Lebih Sustainable
Swasta
Studi Jawab Polemik Dampak Kebisingan Turbin Angin pada Manusia
Studi Jawab Polemik Dampak Kebisingan Turbin Angin pada Manusia
LSM/Figur
Produksi Daging Sapi di Brasil Picu Kenaikan Emisi Metana
Produksi Daging Sapi di Brasil Picu Kenaikan Emisi Metana
Pemerintah
Menteri LH: Banyak Produsen AMDK Pakai Air Tanah, Konservasi Cuma Mantra
Menteri LH: Banyak Produsen AMDK Pakai Air Tanah, Konservasi Cuma Mantra
Pemerintah
Laut Asam Melemahkan Gigi Hiu, Ancaman Baru bagi Predator Puncak
Laut Asam Melemahkan Gigi Hiu, Ancaman Baru bagi Predator Puncak
Pemerintah
'Circularity Tour', Aqua Libatkan Pelari Maybank Marathon dalam Aksi Lingkungan dan Ekonomi Sirkular
"Circularity Tour", Aqua Libatkan Pelari Maybank Marathon dalam Aksi Lingkungan dan Ekonomi Sirkular
Swasta
Alarm Punah! Badak Jawa Diprediksi Hilang 50 Tahun Lagi, Translokasi Jadi Jalan
Alarm Punah! Badak Jawa Diprediksi Hilang 50 Tahun Lagi, Translokasi Jadi Jalan
Pemerintah
Hampir 80 Persen Hiu Paus di Lokasi Wisata Luka Akibat Ulah Manusia
Hampir 80 Persen Hiu Paus di Lokasi Wisata Luka Akibat Ulah Manusia
Pemerintah
Penelitian Lebih dari Satu Dekade Ungkap Populasi Hiu Paus di Papua
Penelitian Lebih dari Satu Dekade Ungkap Populasi Hiu Paus di Papua
LSM/Figur
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau