Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Korea Selatan Mampu Daur Ulang 98 Persen "Food Waste", Ini Rahasianya

Kompas.com - 26/08/2024, 15:00 WIB
Danur Lambang Pristiandaru

Penulis

Meskipun daur ulang sangat penting, manfaat terbesar terlihat dari meminimalkan sampah, yang juga menghasilkan penghematan biaya yang signifikan bagi bisnis.

Korea Selatan membuktikan strategi komprehensif dalam mengelola food waste yakni menggabungkan pengurangan sampah dengan sistem daur ulang yang efektif.

Baca juga: Komitmen Lawson Pangkas Limbah Makanan, Beralih ke Onigiri Beku

Meskipun berhasil, Korea Selatan masih menghadapi tantangan dalam mengelola food waste.

Salah satunya adalah tantangan berkelanjutan untuk mengurangi jumlah sampah makanan yang dihasilkan dan memastikan pemilahan sampah yang tepat.

Barang-barang yang tidak dapat dibuat kompos yang secara keliru dimasukkan ke dalam sampah dapat menyebabkan masalah mekanis di fasilitas daur ulang.

Selain itu, model produksi biogas yang digunakan di Korea Selatan mungkin tidak dapat diterapkan di iklim atau lingkungan ekonomi yang lain.

Baca juga: Bagaimana Limbah Makanan Memperparah Perubahan Iklim dan Pemanasan Global?

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau