Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 25 November 2024, 07:00 WIB
Add on Google
Danur Lambang Pristiandaru

Penulis

Di sisi lain,  AS dan Uni Eropa menginginkan agar negara-negara berkembang yang kaya seperti China dan negara-negara Teluk yang kaya minyak juga ikut ambil bagian memberikan pendanaan.

Pada akhirnya, COP29 ditutup dengan komitmen pendanaan negara kaya sebesar 300 juta dollar AS per tahun.

Kesepakatan tersebut juga dinilai gagal menetapkan langkah-langkah terperinci tentang bagaimana negara-negara akan bertindak sesuai janji KTT iklim PBB tahun lalu untuk bertransisi dari bahan bakar fosil dan melipatgandakan kapasitas energi terbarukan pada dekade ini. 

Baca juga: COP29 Molor, Negara Berkembang Muak dengan Negara Maju

Banjir kekecewaan

Menteri Iklim Sierra Leone Jiwoh Abdulai mengatakan, kesepatakan dalam COP29 menunjukkan kurangnya niat baik dari negara-negara kaya untuk mendukung negara-negara termiskin di dunia melawan krisis iklim

Utusan Nigeria Nkiruka Maduekwe bahkan mengatakan nilai dalam kesepakatan tersebut merupakan penghinaan, sebagaimana dilansir AFP.

Beberapa negosiasi negara bahkan menuduh Azerbaijan sebagai tuan rumah COP29 tidak memiliki keinginan yang kuat.

Utusan iklim Kepulauan Marshall Tina Stege mengatakan dia pulang hanya dengan hasil kecil dari apa yang diperjuangkannya, tetapi tidak dengan tangan kosong.

"Itu tidak cukup, tetapi ini adalah awal," kata Stege.

Baca juga: RI Tunda Luncurkan Second NDC di COP29, Ini Respons Masyarakat Sipil

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau