Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Australia Berencana “Buang” Limbah Radioaktif di Laut Dekat Indonesia, Aktivis Lingkungan Protes Keras

Kompas.com - 11/05/2023, 21:30 WIB
Danur Lambang Pristiandaru

Penulis

Pasalnya, kejadian tumpahan minyak dari aktivitas pertambangan minyak di lepas landas kontinen pernah mengakibatkan kerusakan lingkungan yang merugikan ribuan warga di Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur.

Baca juga: Limbah Radioaktif Fukushima Akan Dibuang ke Samudra Pasifik, Berbahayakah?

Pengadilan Australia pada akhirnya memenangkan gugatan warga NTT atas kerugian yang mereka terima akibat tumpahan minyak ini.

Direktur WALHI Nusa Tenggara Timur (NTT) Umbu Wulang Tanaamahu menyampaikan, trauma kerusakan lingkungan dari aktivitas tersebut masih melekat pada warga di NTT.

Sehingga, setiap aktivitas yang bisa mengarah kepada terulangnya kerusakan semacam ini harus diminimalisasi.

“Pemerintah Federal Australia seharusnya menggunakan standar keselamatan lingkungan yang ketat dan memastikan bahwa rencana decommissioning FPSO Northern Endeavour dikaji ulang agar tidak lagi mengulang tragedi kerusakan lingkungan akibat tumpahan minyak di NTT,” terang Umbu Wulang Tanaamahu.

Baca juga: Kecil tapi Berbahaya, Kapsul Radioaktif yang Hilang di Australia Ditemukan di Pinggir Jalan

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Investor Bulgaria dan Indonesia Kerja Sama Perdagangan Produk Turunan Kelapa Sawit 10 Juta USD

Investor Bulgaria dan Indonesia Kerja Sama Perdagangan Produk Turunan Kelapa Sawit 10 Juta USD

Swasta
Perubahan Iklim Bikin Para Pengungsi di Seluruh Dunia Semakin Menderita

Perubahan Iklim Bikin Para Pengungsi di Seluruh Dunia Semakin Menderita

Pemerintah
Batasi Kemasan Saset, Jakarta Masih Pertimbangkan Daya Beli Warga

Batasi Kemasan Saset, Jakarta Masih Pertimbangkan Daya Beli Warga

Pemerintah
Mengenal Jejak Karbon dan Jenis-jenisnya

Mengenal Jejak Karbon dan Jenis-jenisnya

Pemerintah
Menara Pemantau GRK Jambi Diremsikan, Upaya Mengendalikan Suhu Bumi

Menara Pemantau GRK Jambi Diremsikan, Upaya Mengendalikan Suhu Bumi

Pemerintah
Indonesia Pamer Penurunan Deforestasi Saat Temu Pejabat Senior ASEAN

Indonesia Pamer Penurunan Deforestasi Saat Temu Pejabat Senior ASEAN

Pemerintah
Danau Tertua di Eropa Terancam Kekeringan

Danau Tertua di Eropa Terancam Kekeringan

LSM/Figur
Makassar-Australia Berkongsi, Bangun Infrastruktur Hijau di Permukiman Kumuh

Makassar-Australia Berkongsi, Bangun Infrastruktur Hijau di Permukiman Kumuh

Pemerintah
10 Kota Terpanas di Indonesia Hari Ini, Banda Aceh 36,3 Derajat Celsius

10 Kota Terpanas di Indonesia Hari Ini, Banda Aceh 36,3 Derajat Celsius

Pemerintah
Potensi Besar Perikanan dan Ekowisata di Natuna, Terganjal Akses

Potensi Besar Perikanan dan Ekowisata di Natuna, Terganjal Akses

Swasta
Hasilkan Listrik sekaligus Bermanfaat untuk Irigasi, PLTMH Perlu Dimasifkan

Hasilkan Listrik sekaligus Bermanfaat untuk Irigasi, PLTMH Perlu Dimasifkan

Pemerintah
Upaya DLH Jakarta Terapkan Plastik Sekali Pakai dan Guna Ulang

Upaya DLH Jakarta Terapkan Plastik Sekali Pakai dan Guna Ulang

Pemerintah
Rehabilitasi Pesisir Pantai Jenggalu, HK Tanam 2.000 Bibit Mangrove

Rehabilitasi Pesisir Pantai Jenggalu, HK Tanam 2.000 Bibit Mangrove

BUMN
Dokter: Makanan 'Ultra Processed' Berlebihan Picu Masalah Kesehatan pada Anak

Dokter: Makanan "Ultra Processed" Berlebihan Picu Masalah Kesehatan pada Anak

LSM/Figur
DLH Jakarta Gelar Festival Ekonomi Sirkular di Menteng, Edukasi Limbah

DLH Jakarta Gelar Festival Ekonomi Sirkular di Menteng, Edukasi Limbah

Pemerintah
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com