Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 20 Mei 2023, 09:55 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Untuk mewujudkan komitmen penurunan emisi karbon sekaligus mendukung transisi energi guna mencapai Net Zero Emission (NZE) tahun 2026, PT Pakuwon Jati Tbk meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Dalam merealisasikan PLTS berkapasitas 544,45 kWp ini, Perseroan menggandeng PT Agra Surya Fastfood. Peresmian dilakukan pada Jumat (19/5/2023), di Mal Gandaria City, Jakarta.

Selain intalasi PLTS Gandaria City, PT Pakuwon Jati Tbk dan PT Agra Surya Fastfood juga telah sepakat melanjutkan kerja-sama pemasangan PLTS di tiga mal milik Perseroan berikutnya yaitu Tunjungan Plaza dan Royal Plaza di Surabaya dan Pakuwon Mall Jogja.

Baca juga: Transisi Energi Adalah Urusan Keinginan Politik, Bukan Teknis

Dengan demikian, seluruh PLTS terpasang memiliki kapasitas mencapai 1.736 kWp atau setara dengan pengurangan emisi karbon sekitar 1.464 ton per tahun.

Direktur Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Andriah Feby Misna menyampaikan apresiasinya kepada kedua perusahaan yang ikut mendukung pengurangan dampak akibat perubahan iklim.

"Target ambisius Pemerintah mencapai NZE memerlukan komitmen dan kontribusi aktif dari pelaku dunia usaha dan semua elemen masyarakat," kata Andriah.

Untuk diketahui, PT Pakuwon Jati Tbk adalah pemilik, pengelola dan pengembang properti yang tahun 2022 lalu telah memasuki usianya yang ke 40 tahun.

Pakuwon Jati adalah perusahaan properti pertama yang tercatat di BEI sejak 1989. Hingga saat ini, Perseroan memiliki bisnis yang terdiversifikasi dengan baik melalui investasi properti seperti mal, perkantoran, hotel, perkantoran sewa maupun pengembangan properti seperti kota mandiri, residensial, kondominium, dan perkantoran jual.

Baca juga: Bangunan Gedung Bakal Diwajibkan Terapkan Manajemen Energi, Begini Aturannya

Komitmen Perseroan dalam mendukung energi bersih telah dimulai sejak mendapatkan sertifikasi Greenship Gedung Terbangun V.1.1. dan sertifikasi Green Building peringkat Gold dari Green Building Council Indonesia (GBCI) untuk Office 88A dan 88B Kota Kasablanka.

Sedangkan gedung Gandaria8 Office Tower, Pakuwon Tower Kota Kasablanka, Pakuwon Center dan Pakuwon Tower Surabaya masih dalam proses pengajuan sertifikasi Green Building yang ditargetkan dapat diperoleh tahun 2023.

Sementara Gandaria City Mal sudah dua kali mengikuti perlombaan Penghargaan Subroto Bidang Efisiensi Energi (PSBE) Kementrian ESDM yakni  Juara 3 Penghargaan Subroto Bidang Efisiensi Energi, Kategori Gedung Hemat Energi-Manajemen Energi tahun 2021 dan Juara 1 Penghargaan Subroto Bidang Efisiensi Energi, Kategori Gedung Hemat Energi Gedung Retrofitted tahun 2022.

Gandaria City Mal Saat ini sedang mengikuti mengikuti perlombaan ASEAN Energy Award 2023 dengan kategori Energy Efficiency Building-Retrofitted Building.

Baca juga: Mengenal Tujuan 7 SDGs: Energi Bersih dan Terjangkau

Selain itu, Perseroan telah menandatangani SBTi Commitment Letter, di mana CDP akan memberikan pendampingan teknis (technical assistance) untuk menyusun “near-term science-based emissions reduction targets” sesuai kriteria dan menyerahkannya ke SBTi dalam waktu 24 bulan.

Sementara PT Agra Surya Fastfood telah kontribusi dalam membangun ekosistem energi terbarukan. Perusahaan merupakan salah satu afiliasi anak perusahaan dari PT Agra Surya Energy yang berfokus pada pengembang dan penyedia energi terbarukan di Indonesia khususnya di bidang PLTS.

PT Agra Surya Energy berdiri sejak tahun 2018 dan telah melakukan pemasangan serta kerjasama PLTS dengan total kapasitas lebih dari 100 MWp dan tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Ayam Hutan Indonesia Terancam Kehilangan Kemurnian Genetik akibat Perburuan dan Persilangan
Ayam Hutan Indonesia Terancam Kehilangan Kemurnian Genetik akibat Perburuan dan Persilangan
LSM/Figur
Karhutla Global Musnahkan 4 Juta Hektar Hutan Tropis Lindung
Karhutla Global Musnahkan 4 Juta Hektar Hutan Tropis Lindung
Pemerintah
IPB University Tutup SAMI 2026, Kolaborasi untuk Agrifood Berkelanjutan jadi Fokus
IPB University Tutup SAMI 2026, Kolaborasi untuk Agrifood Berkelanjutan jadi Fokus
Pemerintah
70 persen Perusahaan Global Stop Beli Mobil Dinas Berbahan Bakar Fosil
70 persen Perusahaan Global Stop Beli Mobil Dinas Berbahan Bakar Fosil
Pemerintah
Dampak El Niño: 50 Juta Orang Terancam Kelaparan Akut dalam Waktu Dekat
Dampak El Niño: 50 Juta Orang Terancam Kelaparan Akut dalam Waktu Dekat
Pemerintah
Isu Kesehatan PBB: Ibu Masih Kurang Dukungan untuk  Menyusui
Isu Kesehatan PBB: Ibu Masih Kurang Dukungan untuk Menyusui
Pemerintah
 Populasi Gajah Sumatra Diperkirakan Tinggal 900-1.350 Ekor, Habitat Terus Terfragmentasi
Populasi Gajah Sumatra Diperkirakan Tinggal 900-1.350 Ekor, Habitat Terus Terfragmentasi
LSM/Figur
Studi: Kekeringan dan Banjir Akibat Perubahan Jarang Jadi Berita Internasional
Studi: Kekeringan dan Banjir Akibat Perubahan Jarang Jadi Berita Internasional
Pemerintah
 Polusi Cahaya Jadi Tantangan Pengamatan Hujan Meteor Perseid
Polusi Cahaya Jadi Tantangan Pengamatan Hujan Meteor Perseid
LSM/Figur
Perkuat Jejaring Diaspora, Festival Indonesia Digelar untuk Pertama Kali di Chiba Jepang
Perkuat Jejaring Diaspora, Festival Indonesia Digelar untuk Pertama Kali di Chiba Jepang
LSM/Figur
Penangkapan Ikan Marak Pakai Bom, Terumbu Karang di Indonesia Terancam
Penangkapan Ikan Marak Pakai Bom, Terumbu Karang di Indonesia Terancam
Pemerintah
Akibat Perubahan Iklim, Paus dan Lumba-lumba, Makin Sering Terdampar di Pesisir
Akibat Perubahan Iklim, Paus dan Lumba-lumba, Makin Sering Terdampar di Pesisir
LSM/Figur
Pangkas Kesenjangan, Operasi Transplantasi Kornea Pertama Resmi Digelar di Ternate
Pangkas Kesenjangan, Operasi Transplantasi Kornea Pertama Resmi Digelar di Ternate
Swasta
Studi: Memanen Air Hujan dari Atap Jadi Solusi Atasi Suhu Ekstrem di Perkotaan
Studi: Memanen Air Hujan dari Atap Jadi Solusi Atasi Suhu Ekstrem di Perkotaan
Pemerintah
Pembangkit Listrik Tenaga Angin Didorong Pakai Teknologi Perlindungan Satwa
Pembangkit Listrik Tenaga Angin Didorong Pakai Teknologi Perlindungan Satwa
Pemerintah
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau