Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

2 Harimau Sumatera yang Dilepasliarkan Punya Nama Unik

Kompas.com - 11/03/2024, 17:00 WIB
Faqihah Muharroroh Itsnaini,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Menteri Lingkungan Hidup dan kehutanan (LHK) Siti Nurbaya melepasliarkan dua satwa Harimau Sumatera bernama “Ambar Goldsmith” dan “Beru Situtung” di kawasan hutan Taman Nasional (TN) Gunung Leuser, Aceh, Rabu (6/3/2024).

Dua Harimau Sumatera tersebut dilepasliarkan ke habitat alaminya di zona inti Taman Nasional Gunung Leuser.

Menteri Siti menerangkan, Harimau Sumatera merupakan satu dari sembilan spesies kucing liar (wild cat) yang perannya sangat penting dalam mendukung keseimbangan ekosistem dan penyediaan jasa lingkungan.

Baca juga: BKSDA Bengkulu Gagalkan Pengiriman Ilegal 787 Satwa Liar Burung

"Harimau ini menjadi perhatian internasional karena dunia menyebutnya Flagship Species yaitu jenis satwa strategis sebagai indikator baiknya bentang alam hutan atau lingkungan kita diantaranya adalah harimau, badak, gajah, dan orangutan,” terang Siti dalam pernyataan resmi, Senin (11/3/2024).

Pada kesempatan ini, Siti menyematkan tambahan nama pada Harimau Sumatera bernama Ambar menjadi Ambar Goldsmith.

Pasalnya, Harimau Ambar Goldsmith dilepasliarkan oleh Menteri LHK bersama Lord Goldsmith yang sebelumnya pernah menjabat sebagai UK Minister of State for Overseas Territories, Commonwelath, Energy, Climate and Environment.

Uniknya, Lord Goldsmith memiliki anak perempuan yang namanya mirip dengan penyebutan Ambar.

“Saya kira anak perempuan saya mungkin tidak akan percaya bahwa ada harimau sumatera yang mirip namanya dengan dia, tapi akan saya ceritakan kisah hari ini kepadanya," kata Lord Goldsmith dengan gembira.

Proses penyelamatan satwa

Adapun kegiatan pelepasliaran ini merupakan upaya penyelamatan satwa dari konflik satwa dan manusia, yang telah melalui proses rehabilitasi untuk mengembalikan sifat keliarannya kembali.

Baca juga: Setop Pembunuhan Gajah, Tindak Kejahatan Terhadap Satwa

Kegiatan pelepasliaran menggunakan tiga helikopter dari Angkatan Udara TNI, Kepolisian Daerah Provinsi Sumatera Utara, dan Kementerian LHK.

Ambar Goldsmith, berjenis kelamin betina, berumur kurang lebih 5,5 - 6 tahun, berasal dari Desa Bukit Mas, Kecamatan Besitang, Kabupatan Langkat.

Harimau Sumatera “Ambar” merupakan satwa harimau sumatera yang ditangkap menggunakan kandang jebak yang dipasang oleh Tim Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara dan mitra pada 21 Desember 2022 di dusun Aras Napal, Desa Bukit Mas, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara.

Selanjutnya, satwa dititipkan sementara di instalasi kandang Sumatran Rescue Alliance (SRA) yang berada di Desa Bukit Mas.

Pada tanggal 27 Januari 2023, satwa dipindahkan dari SRA ke Suaka Satwa (sanctuary) harimau sumatera di Barumun Nagari Kabupaten Padang Lawas Utara, untuk perawatan dan observasi lebih lanjut.

Baca juga: Gunung Es Terbesar Dunia Hanyut ke Samudera Atlantik Selatan, Ancam Kehidupan Satwa

Harimau sumatera kedua “Beru Situtung” dilepasliarkan oleh Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), Satyawan Pudyatmoko bersama dengan Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari (PHL), Agus Justianto.

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Investor Bulgaria dan Indonesia Kerja Sama Perdagangan Produk Turunan Kelapa Sawit 10 Juta USD

Investor Bulgaria dan Indonesia Kerja Sama Perdagangan Produk Turunan Kelapa Sawit 10 Juta USD

Swasta
Perubahan Iklim Bikin Para Pengungsi di Seluruh Dunia Semakin Menderita

Perubahan Iklim Bikin Para Pengungsi di Seluruh Dunia Semakin Menderita

Pemerintah
Batasi Kemasan Saset, Jakarta Masih Pertimbangkan Daya Beli Warga

Batasi Kemasan Saset, Jakarta Masih Pertimbangkan Daya Beli Warga

Pemerintah
Mengenal Jejak Karbon dan Jenis-jenisnya

Mengenal Jejak Karbon dan Jenis-jenisnya

Pemerintah
Menara Pemantau GRK Jambi Diremsikan, Upaya Mengendalikan Suhu Bumi

Menara Pemantau GRK Jambi Diremsikan, Upaya Mengendalikan Suhu Bumi

Pemerintah
Indonesia Pamer Penurunan Deforestasi Saat Temu Pejabat Senior ASEAN

Indonesia Pamer Penurunan Deforestasi Saat Temu Pejabat Senior ASEAN

Pemerintah
Danau Tertua di Eropa Terancam Kekeringan

Danau Tertua di Eropa Terancam Kekeringan

LSM/Figur
Makassar-Australia Berkongsi, Bangun Infrastruktur Hijau di Permukiman Kumuh

Makassar-Australia Berkongsi, Bangun Infrastruktur Hijau di Permukiman Kumuh

Pemerintah
10 Kota Terpanas di Indonesia Hari Ini, Banda Aceh 36,3 Derajat Celsius

10 Kota Terpanas di Indonesia Hari Ini, Banda Aceh 36,3 Derajat Celsius

Pemerintah
Potensi Besar Perikanan dan Ekowisata di Natuna, Terganjal Akses

Potensi Besar Perikanan dan Ekowisata di Natuna, Terganjal Akses

Swasta
Hasilkan Listrik sekaligus Bermanfaat untuk Irigasi, PLTMH Perlu Dimasifkan

Hasilkan Listrik sekaligus Bermanfaat untuk Irigasi, PLTMH Perlu Dimasifkan

Pemerintah
Upaya DLH Jakarta Terapkan Plastik Sekali Pakai dan Guna Ulang

Upaya DLH Jakarta Terapkan Plastik Sekali Pakai dan Guna Ulang

Pemerintah
Rehabilitasi Pesisir Pantai Jenggalu, HK Tanam 2.000 Bibit Mangrove

Rehabilitasi Pesisir Pantai Jenggalu, HK Tanam 2.000 Bibit Mangrove

BUMN
Dokter: Makanan 'Ultra Processed' Berlebihan Picu Masalah Kesehatan pada Anak

Dokter: Makanan "Ultra Processed" Berlebihan Picu Masalah Kesehatan pada Anak

LSM/Figur
DLH Jakarta Gelar Festival Ekonomi Sirkular di Menteng, Edukasi Limbah

DLH Jakarta Gelar Festival Ekonomi Sirkular di Menteng, Edukasi Limbah

Pemerintah
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com