Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
SEMANGAT KEBERLANJUTAN

Astra Half Marathon 2024 Ajak Lebih dari 5.000 Pelari Ciptakan Dampak Positif Berkelanjutan

Kompas.com, 12 November 2024, 14:43 WIB
Yogarta Awawa Prabaning Arka,
Aditya Mulyawan

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Astra sukses menyelenggarakan Astra Half Marathon 2024 bertema “Run with Happiness” di Astra Biz Center, BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu (10/11/2024).

Acara tersebut digelar untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-11 Astra Runners–komunitas lari di lingkungan perusahaan Grup Astra–sekaligus Hari Pahlawan.

Pada acara tersebut, lebih dari 5.000 pelari berhasil mempertahankan mental juara dalam menyelesaikan sesi lari yang terbagi ke dalam kategori Half Marathon, 10K, dan 5K.

Chief of Corporate Affairs Astra Riza Deliansyah menjelaskan, Astra mengajak masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat serta kebiasaan positif dan kepedulian terhadap lingkungan yang berkelanjutan melalui Astra Half Marathon 2024.

Baca juga: Berbagai Program Pemberdayaan Astra Bakal Dibeberkan dalam Lestari Summit 2024

“Semoga Astra Half Marathon 2024 dapat menciptakan kolaborasi dan komitmen untuk memberi dampak positif yang berkesinambungan bagi lingkungan untuk hari ini dan masa depan Indonesia,” ujar Chief of Corporate Affairs Astra Riza Deliansyah dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin (11/1/2024).

Sementara itu, Head of Corporate Communications Astra Boy Kelana Soebroto mengatakan bahwa Astra Half Marathon 2024 ingin mengajak masyarakat untuk meningkatkan gaya hidup sehat dan juga peduli lingkungan.

Head of Corporate Communications Astra Boy Kelana Soebroto. DOK. Astra. Head of Corporate Communications Astra Boy Kelana Soebroto.

Melalui acara tersebut, peserta diajak untuk menggunakan kembali barang-barang sekali pakai (reuse), mengurangi penggunaan plastik sekali pakai (reduce), dan mendorong kebiasaan untuk mendaur ulang produk lama menjadi sesuatu yang baru dan berguna (recycle).

“Kebiasaan tersebut dapat mengurangi jumlah sampah dengan meminimalisasi sampah-sampah baru,” kata Boy.

Project Leader Astra Half Marathon Dimas Ario menjelaskan, selain memperingati HUT Astra Runners dan Hari Pahlawan, acara tersebut diharapkan dapat menyebarkan semangat kegembiraan itu untuk mengurangi sampah sekali pakai.

Astra Runners mengusung semangat “We Run, We Care, We Share” di ajang Astra Half Marathon 2024. Semangat ini mengajak para pelari dan masyarakat luas untuk lebih peduli terhadap lingkungan.

Dengan mengikuti Astra Half Marathon 2024, para peserta turut membantu program pengelolaan sampah plastik sekali pakai. Pasalnya, sebagian uang pendaftaran peserta didonasikan untuk program pengelolaan sampah plastik sekali pakai menjadi barang bernilai tambah secara otomatis.

Baca juga: Lewat SATU Indonesia Awards, Astra Apresiasi Kontribusi Generasi Muda

Inisiatif tersebut terselenggara berkat program kolaborasi Astra bersama usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) binaan Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA).

Sebagai informasi, Astra Half Marathon 2024 juga diramaikan oleh deretan atlet nasional, seperti Agus Prayogo, Robi Syianturi, dan Triyaningsih.

Hadir pula sejumlah selebritas, seperti Dion Wiyoko, Daffa Wardhana, Ardit Erwandha, Marsha Aruan, Kelly Tandiono, Shenina Cinnamon, Tarra Budiman, dan Jourdy Pranata. Acara ini juga dimeriahkan oleh DJ Yasmin dan Bunga Citra Lestari (BCL).

Total hadiah Rp 200 juta

Untuk diketahui, Astra Half Marathon 2024 menyediakan total hadiah hingga Rp 200 juta untuk para pelari yang telah mencapai garis finis di bawah cut-off time. Para peserta juga berkesempatan mendapatkan beragam hadiah hiburan, seperti sepatu lari, smartwatch, dan satu unit motor Honda Stylo.

Baca juga: Astra Infra Komitmen Jaga Lingkungan, Pakai EBT dalam Operasionalnya

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
TPST Bantargebang Tak Bisa Diperluas Lagi, Sampah Jakarta Dibawa ke Mana?
TPST Bantargebang Tak Bisa Diperluas Lagi, Sampah Jakarta Dibawa ke Mana?
Pemerintah
Kepedulian Lingkungan Turun saat Seseorang Berlibur, Mengapa?
Kepedulian Lingkungan Turun saat Seseorang Berlibur, Mengapa?
LSM/Figur
Bantargebang Kritis, Sampah Jakarta Tembus 7.300 Ton per Hari
Bantargebang Kritis, Sampah Jakarta Tembus 7.300 Ton per Hari
Pemerintah
Usai Banjir Sumatera, Banyak Warga yang Tinggal di Pengungsian dengan Fasilitas Terbatas
Usai Banjir Sumatera, Banyak Warga yang Tinggal di Pengungsian dengan Fasilitas Terbatas
LSM/Figur
Dari Kulit Buah Jadi Energi, Eksperimen Sederhana yang Ubah Cara Pandang tentang Sampah
Dari Kulit Buah Jadi Energi, Eksperimen Sederhana yang Ubah Cara Pandang tentang Sampah
LSM/Figur
Sistem Pengelolaan Terpadu Bisa Tekan Biaya dan Emisi Limbah Makanan
Sistem Pengelolaan Terpadu Bisa Tekan Biaya dan Emisi Limbah Makanan
LSM/Figur
Kemenhut Terapkan Syarat Ketat untuk Pengelola Baru Bandung Zoo
Kemenhut Terapkan Syarat Ketat untuk Pengelola Baru Bandung Zoo
Pemerintah
Mandatori Biodiesel B50 Ditunda, Ini Alasan Tak Perlu Buru-buru
Mandatori Biodiesel B50 Ditunda, Ini Alasan Tak Perlu Buru-buru
Swasta
Daftar 10 Spesies Terancam Punah 2026, Belut hingga Tulip
Daftar 10 Spesies Terancam Punah 2026, Belut hingga Tulip
LSM/Figur
Gajah Sumatera Mati Tanpa Kepala di Riau, Kemenhut Pastikan Pidanakan Pelaku
Gajah Sumatera Mati Tanpa Kepala di Riau, Kemenhut Pastikan Pidanakan Pelaku
Pemerintah
Bulog Pasok Komoditas Pangan ke 648 KDMP di Jawa Timur
Bulog Pasok Komoditas Pangan ke 648 KDMP di Jawa Timur
BUMN
Dilarang Naik Gajah, Ini Alasan Kemenhut Hentikan Wisata Gajah Tunggang
Dilarang Naik Gajah, Ini Alasan Kemenhut Hentikan Wisata Gajah Tunggang
Pemerintah
IPB University Dorong Desa Kembangkan Koperasi dan Ekosistem Bisnis Berkelanjutan
IPB University Dorong Desa Kembangkan Koperasi dan Ekosistem Bisnis Berkelanjutan
Pemerintah
Peneliti Ungkap Kondisi Oksigen Laut Masa Depan lewat Plankton Purba
Peneliti Ungkap Kondisi Oksigen Laut Masa Depan lewat Plankton Purba
LSM/Figur
133.792 Petani Jawa Timur Kelola 198.326 Ha Hutan dalam Skema Perhutanan Sosial
133.792 Petani Jawa Timur Kelola 198.326 Ha Hutan dalam Skema Perhutanan Sosial
Pemerintah
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau